Ternak Ayam Bangkok
Ayam Bangkok merupakan
salah satu ayam yang diminati banyak orang. Sesuai namanya “Ayam Bangkok” ayam ini
berasal dari negeri gajah putih Thailand. Selain sebagai hobi untuk menambah
koleksi, ayam bangkok sangat erat kaitannya dengan kegiatan olahraga ayam
(tinju ayam). Hal ini dikarenakan kemampuan tempur ayam jenis ini sangat hebat
dan berani tarung sampai titik darah penghabisan.
![]() |
Ayam Bangkok F1 Thailand |
Sejarah Ayam bangkok
Pada awalnya Ayam bangkok dikenal di negeri tirai bambu Cina
sekitar tahun 1400 SM. Saat itu kegiatan sabung ayam di daerah tersebut makin
meluas. Hal ini membuat banyak orang melakukan pencarian bibit-bibit ayam petarung
yang handal. Pada masa itu, bangsa Cina berhasil mengawinsilangkan ayam lokal
mereka dengan beragam jenis ayam dari India, Vietnam, Myanmar, Thailand dan
Laos.
Menurut catatan,sekitar abad ke 18 M atau 19 M yang lalu, orang
Thailand berhasil menemukan ayam petarung jagoan baru yang mereka juluki king’s
chicken. Ayam ini mempunyai gerakan yang cepat, pukulan yang mematikan dan
kemampuan otaknya cerdas dalam waktu bertempur. Dengan kemampuan tersebut para penyabung
ayam dari Cina menyebut ayam ini dengan sebutan leung hang qhao. Ayam inilah
yang oleh masyarakat kita dikenal dengan sebutan ayam bangkok.
Ternyata, jagoan baru dari Thailand tersebut sukses menumbangkan
hampir semua ayam domestik di Cina. Hal Inilah yang mendorong orang-orang di
Cina menjelajahi hutan hanya untuk mencari ayam asli yang akan disilangkan
dengan ayam bangkok. Mereka berharap, ayam hasil silangannya sanggup
menumbangkan keperkasaan jago dari Thailand itu.
Beberapa waktu kemudian yaitu sekitar tahun 1960-an masyarakat Laos
mengenalkan sebuah strain baru ayam aduan yang sanggup menyaingi kedigdayaan ayam
bangkok. Namun karena terjadi kawin silang yang terus-menerus tanpa kendali
menyebabkan masyarakat sangat sulit untuk mengetahui perbedaan antara ayam
aduan dari Laos dengan ayam bangkok dari Thailand.
Jadi membahas tentang pertarungan terus yah. Oke lanjut. Pada tahun
1975 di Thailand dan Laos, dikenal beberapa penyabung ayam tersohor seperti Vaj
Kub, Xiong Cha Is dan kolonel Ly Xab. Waktu itu, ayam bangkok milik Vaj
Kub sempat merajai Nampang arena adu ayam yang cukup bergengsi di negeri PM
Thaksin Sinawatra itu. Ayam tersebut bernama Bay, yang merupakan salah satu
hasil tangan dingin Vaj Kub dalam melatih dan mencari bibit ayam aduan yang
handal.
Waktu terus berjalan, ketangguhan ayam-ayam hasil ternakan Vaj Kub
mulai tersaingi oleh rekan sejawatnya dari kota Socra,Malaysia. Mereka mampu
menelurkan parent stock atau indukan unggul. Hanya saja pada generasi berikutnya,
Mr.Thao Chai dari Thailand berhasil menghasilkan jagoan baru dengan nama Diamond
atau Van Phet dan menumbangkan dominasi peternak dari Malaysia itu.
Selain sebagai negara penghasil ayam bangkok unggul yang
sudah diakui sebagai salah satu penambah devisa negeri gajah putih tersebut,
ternyata bisnis ayam aduan ini sudah merambah ke berbagai kawasan Asia Tenggara,
Meksiko,Inggris dan Amerika Serikat.
Sejarah Ayam Bangkok masuk ke Indonesia
Sebenarnya belum jelas juga siapa yang pertama kali membawa ayam
jenis ini sampai di Indonesia. Akan tetapi kota Tuban Jawa Timur diyakini
sebagai kota yang pertama kali memperkenalkan ayam Bangkok di Indonesia.
Jika dikaji secara mendalam, ternyata ayam lokal Indonesia juga
mempunyai beragam jenis ayam aduan seperti ayam wareng (Madura) dan ayam
kinantan (Sumatra). Namun ayam-ayam tersebut belum mampu untuk menyaingi
kemampuan tempur ayam bangkok.
Oke, sekian artikel tentang Ayam Bangkok. Semoga bermanfaat. Baca juga tentang Ayam Cemani dan Ayam Kapas.
Kata Kunci yang sering dicari:
Ayam Bangkok, sejarah ayam Bangkok, asal-usul ayam Bangkok, ciri-ciri
ayam Bangkok juara, ciri-ciri ayam Bangkok asli, cara merawat ayam Bangkok,
cara melatih ayam Bangkok, cara member makan ayam Bangkok, pakan ayam Bangkok,
cara memilih ayam Bangkok,budidaya ayam Bangkok, cara budidaya ayam Bangkok,
harga ayam Bangkok,cara merawat ayam Bangkok pasca diadu, cara merawat ayam Bangkok
setelah diadu.
0 Response to "Ternak Ayam Bangkok"
Posting Komentar